Sunday, December 4, 2011

INDONESIA 2012: World Stamps Championship



Sebuah perhelatan filateli akbar akan digelar pada tahun 2012 nanti, tepatnya pada tanggal 18-24 Juli 2012. Pameran filateli ini mengusung tema “Jembatan Menuju Dunia Yang Damai Melalui Perangko” (Bridging To the World of Peace Throught Stamp).

Apakah Perangko bisa membawa perdamaian di Dunia? Pertanyaan ini timbul setelah membaca tema tersebut. Jawabannya “Ya!”. Persahabatan yang terjalin melalui kegemaran yang sama tanpa memandang usia, bangsa, dan agama, merupakan salah satu faktor untuk mewujudkan kedamaian. Jika dunia dipenuhi rasa persahabatan, maka kedamaian akan tercipta. Itu kesimpulan singkat dari penulis. Bagaimana menurut pembaca?

Untuk meransang minat orang menyukai hobi filateli dan dalam rangka menyukseskan Pameran Filateli Indonesai 2012, PT Pos Indonesia (Persero) telah menyiapkan edisi khusus sebanyak 14 penerbitan. Mulai dari tanggal 4 september 2011 PT Pos Indonesia (Persero) telah meluncurkan 4 edisi. Tema yang diusung dalam setiap penerbitan adalah kebudayaan tanah air seperti Tenun dan Batik dari 33 provinsi, warisan budaya tak benda yang telah diakui UNESCO, Sio, Flora, dan Fauna. Tema tersebut diambil dengan harapan dapat mengispirasi masyarakat untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui hobi filateli.

Pada ajang tersebut akan dipertandingkan semua kelas Filateli. Yang mulai banyak pengemarnya sekarang adalah kelas Tematik. Dimana filatelis mengoleksi tema tertentu, seperti Flora, Fauna, WWF, dan sebagainya. Penerbitan edisi khusus PT Posindo akan menjadi buruan para filatelis tematik.

Jika anda berminat untuk ikut serta dalam pameran tersebut, mulai sekarang persiapkan koleksi kalian untuk bisa ikut dipertandingkan. Bila belum tahu cara menyusun koleksi untuk pameran, silahkan menghubungi sekretariat PFI di kota anda, atau Kantor-kantor pos yang ada di kota anda.

Selamat berlomba!!

source: http://www.agussalimmacan.com/pameran-filateli-indonesia-2012.html

Pemuda Hanya Pandai Bermomentum?

Wahai pemuda Indonesia, dimanakah kalian berada? Tak lihatkah kau bangsa ini membutuhkan engkau para pemuda? Tanya hatimu, apa yang telah kau sumbangkan pada negara? Hanya menumpang tidur saja? Atau kau sudah cukup memberikan sumbangsih yang setara? Tanyakan pertanyaan-pertanyaan itu pada dirimu. Jawabannya tentu, hanya engkau seorang yang tahu.

Pemuda Indonesia, menurut data Bappenas berjumlah sekitar 62 juta orang, mempunyai potensi luar biasa dalam pembangunan bangsa. Tentunya, harapan besar itu tertumpu pada kita, para pemuda, terutama mahasiswa. Dengan tanggung jawab yang begitu besar, telahkah kita siap untuk memikulnya? Barangkali, apa yang kita lakukan selama ini belum cukup artinya dibandingkan para pendahulu, para pejuang, dan para pahlawan. Mereka rela mati demi menjaga kehormatan bangsa. Memang berbeda era nya, tapi masih sama perjuangannya. Saat penjajah menginjak-nginjak harga diri nusantara, tak gentar mereka mengorbankan keselamatan dirinya demi membela tanah yang dicintainya. Saat ini, pemuda cenderung statis bahkan apatis. Mereka akan maju bersama ketika tiba saatnya. Dengan kata lain, mereka pandai memanfaatkan momentum tapi belum nyata dalam pengaplikasiannya. Ketika tim nasional Indonesia bertanding melawan kesebelasan asing, pemuda beramai-ramai memekikkan kata yang disebut nasionalisme. Setelah momentum itu berakhir, kembali suara-suara itu memudar. Saat pemimpin negara dan jajaran pemerintahannya mengeluarkan kebijakan tidak pro rakyat, mahasiswa rela berpanas-panasan datang ke istana, berorasi sana-sini, menuntut bermacam rupa, meskipun mereka di dalamnya tak secara langsung menyerap aspirasi yang ada.

Ya, pemuda masa kini sebagian hanya dibatasi momentum saja. Coba ingat kembali ungkapan Sang Proklamator, Ir. Soekarno, yang meyakini bahwa pemuda memiliki kekuatan dahsyat untuk mengguncang dunia. Maka sudah saatnya kita buktikan. Lakukan dan berikan karya terbaikmu. Caranya? Buatlah aksi yang tak sekedar banyak bicara, tapi riil pelaksanaannya. Ikutilah berbagai wadah organisasi pemuda yang sesuai passion kalian. Atau, mulai dari diri sendiri, yakini hati, bahwa saya ingin menyumbangkan sesuatu, untuk negeri ini.

Tulisan ini dimuat dalam Orange Magazine (OMG) milik Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB

Sunday, August 7, 2011

China 2011 (27th Asian International Stamp Exhibition)


CHINA 2011, 27th Asian International Stamp Exhibition(hereinafter referred as Wuxi Asian Stamp Exhibition) is going to be held grandly in Wuxi, the “Pearl of Lake Taihu” in November 11th-15th, 2011.

  Wuxi Asian Stamp Exhibition is under the Patronage of the Federation of Inter-Asian Philately (FIAP) and the Recognition of the Fédération Internationale de Philatélie (FIP). It was approved by the Chinese State Council, and is to be jointly hosted by the State Post Bureau, Jiangsu Provincial People's Government, China Post Group and All-China Philatelic Federation, and Wuxi Municipal People’s Government will be the local sponsor of the Exhibition. The 31 philatelic members of FIAP are invited to participate in this grand event; the Exhibition shall consist in competitive class and non-competitive class covering 1300 frames of exhibits.

  Moreover, a 16,000M2 sales exhibition hall will be set up and more than 500 booths (stands) are planned for rent to invite domestic and foreign postal service enterprises, stamp dealers, coin dealers and cultural objects or gifts companies and etc. By then, stamp collecting funs around the world and the Philatelic Association of various provinces and cities in China will collect the stamp collecting funs to come to visit the Exhibition so that the visitors are expected to hit 250 thousand above. Furthermore, there are a large amount of warm-up activities in rich and colorful or influential to be held on the occasion.



source: http://www.wuxistamp2011.com

Friday, January 7, 2011

INDIPEX 2011 - World Philatelic Exhibiton


INDIPEX 2011, the World Philatelic Exhibition aims to bring the international philatelic community together to celebrate philately, and will provide a unique platform for interaction between all the philatelic stake-holders, viz. the collectors, the dealers, the philatelic journalists and publishers, the designers and security printers, and the postal administrations who issue stamps and stationery. The exhibition will be largely competitive and showcase some of the finest and rarest stamp collections from around the world. Stamps reflect t he history, culture, ethos and concerns of nations and people, which makes stamp collection as a hobby interesting and educative.By showcasing the best philatelic collections, INDIPEX 2011 looks to attract many newcomers to explore the fascinating world of philately.

There is considerable excitement about the exhibition all around the world as it will be one of the biggest events in India after the Commonwealth Games.

It is being organized by India Post, Government of India, in association with the Philatelic Congress of India. The Federation International Philatelic (FIP) is extending its patronage, and the Federation of Inter-Asian Philately (FIAP) its auspices, for conduct of the Exhibition.

Friday, August 6, 2010

Peresmian Gallery Philately di Kantor Filateli Jakarta

Hari Jumat, tanggal 6 Agustus 2010 bertepatan dengan peresmian Gallery Philately di Kantor Filateli Jakarta, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Galeri ini dibuat sebagai tempat pameran benda-benda filateli, prangko khususnya, dengan berbagai macam tema. Saat peresmian, beberapa tema yang diangkat untuk ditampilkan antara lain, seri prangko Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, seri prangko kepanduan, seri prangko ASEAN (lengkap dengan tanda tangan delegasi negara-negara yang bersangkutan {ini disebut filateli otograf}), dan masih banyak lagi. Semoga dengan hadirnya galeri yang indah ini turut serta dalam membangkitkan perfilatelian tanah air yang terus tumbuh dan tak lekang oleh waktu. Filateli di Indonesia sudah saatnya kembali jaya dan dapat terus berkembang hingga selanjutnya. Berikut adalah foto-foto langsung dari Gallery Philately.

Salah satu sudut galeri

Etalase berisi benda filateli dan daftar seri prangko Indonesia di Gallery Philately

Pameran di Gallery Philately

Seri Prangko Presiden dan Wakil Presiden RI





Thursday, July 8, 2010

Rencana Penerbitan Prangko 2010

6 Juli 2010

Tema Kebudayaan, Makanan tradisional



15 Juli 2010

Tema Olah Raga, Seri Youth Olympic 2010

4-12 Agustus 2010

25th Asian International Stamp Exhibition, Bangkok 2010

17 Agustus 2010

Tema Tokoh, Seri Presiden dan Wakil Presiden

25 September 2010

Tema Sejarah, Seri 200 Tahun Kota Bandung

27 September 2010

Tema Joint Issue of Stamp, Seri Indonesia-Belanda

24 Oktober 2010

Tema Fauna, Seri Kehidupan Laut

5 Nopember 2010

Tema Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Seri Identitas Flora dan Fauna Propinsi

Nopember 2010

Tema Joint Issue of Stamp, Seri Indonesia-Rusia

13 Desember 2010

Tema Identitas Daerah, Seri Lambang Propinsi


Wednesday, July 7, 2010

Penerbitan Prangko Satu Abad Muhammadiyah


Muhammadiyah adalah organisasi yang didirikan oleh Muhammad Darwis, yang kemudian dikenal dengan KH. Ahmad Dahlan di Yogyakarta, 8 Dzulhijjah 1330 H/18 Nopember 1912. Selain berprofesi sebagai Khatib di Kraton Yogyakarta, Dahlan juga seo
rang pedagang dan Penasehat Central Sarikat Islam (CSI).

Maka bertepatan dengan Muktamar Muhammadiyah ke-46 (Satu abad Muhammadiyah) Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Depkominfo pada tanggal 3 Juli 2010 akan menerbitkan prangko seri “Satu Abad Muhammadiyah”. Prangko seri Satu Abad Muhammadiyah merupakan prangko peringatan dan dicetak dalam jumlah terbatas sebanyak 500.000 set.

Pos Indonesia juga menerbitkan Sampul Hari Pertama yang ditempeli prangko dan dibubuhi cap khusus teraan terbit pertama, sebanyak 5.000 set dengan nilai nominal Rp 6.500,00


Prangko seri “Satu Abad Muhammadiyah” menampilkan Desain : 1.Mesjid Kauman Yogyakarta ; 2. foto diri KH Ahmad Dahlan ; 3 Muhammadiyah dan Pendidikan, dengan nilai nominal Rp 1.500,00 atau harga per-sheet Rp 36.000,00 untuk 24 keping. Sedangkan untuk minisheet dijual seharga Rp 9.000,00 untuk 6 keping. Masa jual prangko ini sampai dengan 31 Desember 2013, dan masa laku untuk pemrangkoan sampai dengan 31 Desember 2015.

Penerbitan prangko seri Satu Abad Muhammadiyah ini merupakan Program Penerbitan Prangko tahun 2010 ke 6 dan merupakan seri yang menarik bertepatan dengan Muktamar ke-46 yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 3-8 Juli 2010.

Prangko dengan tema tentang Muhammadiyah serupa pernah diterbitkan di atas prangko Nederlandsch Indie, pada masa penjajahan belanda yakni tahun 1941 tepatnya 22 September 1941 yang dirancang oleh JF Dickhoof.

Sedangkan foto diri KH Ahmad Dahlan yang ditampilkan dalam penerbitan prangko kali ini “Satu Abad Muhammadiyah” merupakan Tokoh Nasional yang ditampilkan untuk keduakalinya. Sebelumnya pernah ditampilkan bersama, 20 Pahlawan Nasional dalam prangko Seri “Pahlawan” yang terbit pada tahun 17 Agustus 1961, 5 Oktober 1962 dan 10 November 1962:

Prangko seri “Satu Abad Muhammadiyah” tersedia dan dijual di loket kantorpos sejak tanggal terbit 3 Juli 2010, demikian juga Sampul Hari Pertamanya . Pemesanan prangko dan Sampul Hari Pertama dapat dilayani melalui :

Kantor Filateli Jakarta,
Jalan Pos no.2, Jakarta 10710, Telp 021-34834738, Fax 021-3861787,
Email : 107kkp@posindonesia.co.id dan Kantorpos Yogyakarta.